Rabu, 28 April 2010

puisi - puisi loloan

Ikranagara:
MASKUMAMBANG ROCK CREEK-JOGADING

Aku merasa iri kepada sungai di DC
airnya mengalir dari hulu ke hilir mulai lancar kembali
di musim pohon-pohon di tepian menghijau rimbun kembali
di sepanjang Rock Creek
Alamiah, airmataku tak selancar dulu lagi di usia tuaku ini

Aku merasa iri kepada sungai
airnya mengalir dari hulu ke hilir mulai lancar kembali
di musim pohon-pohon di tepian menghijau rimbun kembali
di sepanjang Rock Creek
Aku malah harus memberikan beberapa tetes airmata
agar mataku yang tua usia ini tetap sehat
sesuai resep Bu Dokter
beberapa kali seharinya harus kupatuhi

Tapi aku memang sedang bersedih
Bukan karena iri kepada singai yang lancar kembali airnya
Bukan pula karena daun-daun pepohonan merimbun kembali
Kesedihanku
sedang mengalir
selancar air mengalir
di Rock Creek itulah

Orang-orang di Washington DC dan sekitar menyebutnya Rock Creek
Aku memberinama Sungai Jogading nama sungai di kota kelahiranku di Bali
Tempat aku dan kawan-kawanku di masa kecil bermain-main
menceburkan diri ke airnya
menimbulkan suara berdebum
gembira
berenang-renang

Jogading pada masa itu sebuah kegembiraan
Juga bagi para nelayan berangkat senja hari
Mengayuh sampan dengan dayungnya
menyeruak muaranya menuju ke laut lepas
ladang para nelayan desa Loloan
turun temurun sejak zaman nenekmoyang
Dan sepanjang malam mereka menangkapi ikan Lemuru
yang merapat ke sampan kecil mereka
karena daya tarik lampu petromak yang mereka pasang

Tapi sekarang Jogading sedang bersedih
Kesedihannya kesediahan para nelayan kecil
Airnya mengalir air mataku
Sejak dibangun pabrik ikan kaleng
kapal-kapal penangkap ikan
merajalela di pantai lepas
menangguk ikan untuk kepentingan produser pabrik bermodal internasional
Ladang ikan pun jadi miliknya
Desa Loloan jadi “desa tertinggal”
Itulah istilah resmi penghalus
Diberikan pemerintah negeriku

Desa Loloan bahkan tak berdaya menolak istilah penghalus itu
Apalagi menentang sistem ekonomi
penanaman modal asing
demi pertumbuhan ekonomi yang memihak kepada pemilik modal
tapi tak memihak kepada rakyat desaku Desa Loloan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar